Breaking News

AI pada Aplikasi Cloud

 Apabila AI hadir saya membayangkan kita akan banyak dimudahkan. Entah itu dimudahkan mengembangkan aplikasi atau dimudahkan dalam mengambil keputusan. Impian kita tentang AI pada umumnya mengarah pada agen cerdas. Entah itu Cortana, Bixby, atau Google Assistant. Agen cerdas adalah mimpi AI paling menarik saat ini. Sebenarnya terdapat empat implementasi AI di ekosistem digital. Empat implementasi itu adalah:

  • Agen Cerdas. Ini adalah AI general yang membantu kita berbagai hal, mulai sekedar menanyakan cuaca, tebak-tebakan, hingga mengetahui hasil piala dunia. Agen cerdas umumnya terhubung di internet untuk melakukan berbagai Query yang dibutuhkan pengguna. 
  • Aplikasi Cerdas. Ini adalah aplikasi yang membantu pengguna dengan AI. Contohnya Microsoft Viva membantu Anda untuk mengetahui kapan waktu-waktu terbaik Anda bekerja, membantu mengukur produktivitas dan rekomendasi kerja pegawai.
  • Layanan cerdas. ini adalah micro services yang digunakan oleh aplikasi atau layanan lain untuk melakukan rutin berbasis AI. Contohnya layanan deteksi selebriti, estimasi umur, hingga layanan pengukur transaksi finansial berbasis fraud. 
  • Infrastruktur cerdas. Bayangkan mobil cerdas atau lampu lalu lintas yang cerdas. Infrastruktur cerdas umum dibutuhkan di Smart city dan ini merupakan implementasi AI yang mengombinasikan hardware dan software. 
Secara sederhana mempelajari AI sebenarnya mempelajari diagram blok layanan yang umum digunakan untuk kebutuhan proses bisnis tertentu. Sehingga pemahaman melakukan aspek fit and proper test antara AI dan proses bisnis menjadi signifikan. Setidaknya terdapat tiga upaya bagaimana Ai melekat dalam proses pengembangan aplikasi cloud. 
  • AI digunakan sebagai layanan 'augmented' yang memperkuat peran aplikasi dalam bisnis proses yang umum digunakan di perusahaan meliputi analisis visual, analisis konten, suara, dan sistem pencarian. Pendekatan ini dapat menggunakan berbagai layanan kognitif yang tersedia.
  • AI ditingkatkan dengan bantuan machine learning. Pada tahap ini tim melakukan skenario yang spesifik untuk kebutuhan solusi AI. Pendekatan ini menggunakan Data Science dan Machine learning tool. Sebagai contoh adalah menganalisis ras kucing membutuhkan pelatihan berbasis pembelajaran mesin. 
  • AI digunakan untuk hal yang membutuhkan proses pemikiran logika layaknya manusia. Implementasinya adalah menggunakan deep learning. Deep learning umum digunakan untuk aplikasi seperti agen cerdas, infrastruktur cerdas, atau wawasan cerdas. 
Ketiga implementasi tersebut dibahas dalam talk show di Universitas Gadjah Mada bertajuk AI semua, kegiatan ini dilaksanakan tanggal 26 November 2022. Dan dihadiri setidaknya 60 peserta. 


Berbagai materi kegiatan ini dapat diunduh sebagai berikut:
  1. Deck presentasi - http://dx.doi.org/10.13140/RG.2.2.25611.77601
  2. Buku Pendamping dapat dibeli di - Idiot Engineering 



Tidak ada komentar