Breaking News

Mendesain API dengan Bahasa Java dan Visual Studio Codes

Java dan Microsoft

Pada saat kita mengembangkan aplikasi Java maka perangkat bantu adalah yang paling utama dan yang paling banyak menjadi penopang produktivitas programmer. Java memang identik dengan Microsoft. Pada masa lalu bahkan Microsoft pernah berdebat dengan Sun Microsystem prihal penggunaan Java, akibat J++ yang dimiliki Microsoft. Perseteruan tersebut berlanjut hingga J# yang akhirnya berakhir di tahun 2014. Pada saat SUN sudah kehilangan nafas dan semua kepemilikan Java dipegang oleh Oracle, komitmen Microsoft dalam memberikan solusi produktivitas berbasis Java kembali ke titik terang bersama Visual Studio Codes. Visual Studio Codes saat ini sudah mendukung Java. Silakan simak video berikut untuk mengetahui bagaimana Java dan Visual Studio Codes begitu lincah dan mudahnya digunakan.


Merancang API di Java

Kekayaan Java memang tidak dapat dipungkiri mulai dari televisi, smartphone, aplikasi web, desktop, microservices, dan yang lain semuanya berkiblat pada Java. Java bahkan lebih populer dibanding C#. Java mungkin setara dengan Python. Salah satu keunikan Java adalah bagaimana konsep reusable digunakan. 

Bersama JVM Indonesia, pembahasan perancangan API di Java dibahas secara mendalam dengan melibatkan berbagai konsep API yang baik dalam pengembangannya. Acara ini diselenggarakan pada
  • Organizer: JVM Indonesia
  • Judul Acara: JVM Meetup Episode 42
  • Pelaksanaan: Kamis, 28 January 2020
Kamu dapat mengunduh presentasi disini. Secara ringkasnya untuk merancang API terdapat tiga hal yang harus disiapkan yakni: 
  • Konsep Coding Convention agar API dapat dirawat 
  • Konsep sandbox agar API dapat dikembangkan secara fleksibel
  • Enam konsep API desain sehingga API dapat ditingkatkan dan dioptimalkan
Silakan menyimak video berikut:


 


Tidak ada komentar